Deskripsi Pekerjaan
Bersiaplah untuk mengambil peran krusial dalam transformasi digital perusahaan fintech terdepan di Indonesia. Sebagai System Administrator, Anda akan menjadi arsitek dan penjaga infrastruktur TI kami, memastikan semua sistem berjalan optimal dan aman. Anda akan bekerja dengan tim yang sangat kompeten, menggunakan tools terbaru (AWS, Docker, Kubernetes, Ansible), dan memiliki kesempatan untuk mengerjakan proyek berskala nasional. Kami mencari individu yang proaktif, detail-oriented, dan haus akan tantangan.
Bergabunglah dengan kami dan dapatkan gaji kompetitif, asuransi kesehatan premium, program pelatihan bersertifikasi, serta lingkungan kerja yang modern dan suportif. Kirimkan CV Anda sekarang!
Tanggung Jawab
- Merancang, mengimplementasikan, dan mengelola server Linux (Ubuntu/CentOS) dan Windows Server untuk memastikan performa maksimal dan ketersediaan tinggi (High Availability).
- Melakukan monitoring proaktif terhadap sistem, jaringan, dan aplikasi menggunakan tools seperti Zabbix, Prometheus, atau Grafana.
- Mengotomatiskan tugas deployment dan konfigurasi menggunakan Ansible, Terraform, atau Docker untuk meningkatkan efisiensi operasional.
- Mengelola keamanan sistem termasuk patch management, firewall configuration, serta strategi backup dan disaster recovery yang robust.
- Berkolaborasi dengan tim pengembang untuk mendukung pipeline CI/CD dan deployment aplikasi ke production environment.
- Melakukan troubleshooting insiden dan akar masalah (root cause analysis), serta menyusun dokumentasi teknis yang jelas dan terstruktur.
- Mengelola layanan cloud (AWS/GCP/Azure) dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya serta biaya operasional.
Kualifikasi
- Pendidikan minimal S1 di bidang Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau Ilmu Komputer dari universitas terkemuka.
- Memiliki pengalaman kerja minimal 4 tahun sebagai System Administrator, DevOps Engineer, atau Infrastructure Engineer.
- Menguasai sistem operasi Linux (Ubuntu/CentOS) dan Windows Server secara mendalam, termasuk command line, scripting, dan performance tuning.
- Pemahaman yang kuat tentang jaringan komputer (TCP/IP, DNS, Routing, Firewall, VPN, Load Balancer).
- Pengalaman hands-on dengan virtualisasi (VMware vSphere, Proxmox) dan container orchestration (Kubernetes, Docker Swarm).
- Menguasai setidaknya satu bahasa scripting/ programming (Python/Bash/Golang) untuk otomatisasi.
- Memiliki sertifikasi profesional seperti RHCSA/RHCE, CCNA/CCNP, atau AWS Certified Solutions Architect (sangat diutamakan).
- Kemampuan analitis yang tajam, problem-solving yang baik, serta komunikasi dan kolaborasi tim yang solid.